Raffi Ahmad diboikot setelah menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa 2026 di Bundaran HI pada 29 Oktober 2026. Dampaknya langsung terasa di RANS Carnival Sleman yang sepi dan ditinggal musisi serta UMKM.
Polemik yang menyangkut Raffi Ahmad memuncak di akhir Oktober 2026. Kehadirannya di acara yang digelar Polda Metro Jaya memicu gelombang kritik. Banyak pihak menilai kegiatan itu sebagai tandingan aksi mahasiswa yang sebelumnya menyuarakan aspirasi di lokasi sama.
Publik kemudian menemukan sejumlah peserta mengenakan almamater perguruan tinggi padahal bukan mahasiswa. Ada yang mengaku menerima bayaran untuk hadir. Situasi ini membuat nama Raffi Ahmad terseret ke pusat perhatian.
Kronologi hingga Seruan Boikot Menguat
Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 berlangsung sehari setelah aksi mahasiswa di Bundaran HI. Raffi Ahmad tampak hadir bersama beberapa tokoh publik lain. Keberadaannya langsung menjadi sorotan media sosial.
Keesokan harinya, kritik semakin deras. Saat Raffi berbicara di Indonesia Youth Summit di Taman Ismail Marzuki, seorang peserta mengacungkan tiga jari. Momen itu semakin mempertegas ketegangan yang sudah ada.
Gelombang penolakan lalu menyasar RANS Carnival yang digelar 31 Oktober hingga 1 November 2026 di area parkir Stadion Maguwoharjo, Sleman. Sejumlah musisi membatalkan penampilan. Tipe-X, Guyon Waton, OM Wawes, dan Masdddho mengumumkan pengunduran diri melalui media sosial masing-masing.
Manajemen Guyon Waton menyatakan keputusan itu diambil demi menjaga kondusivitas dan menghindari kesalahpahaman. Pelaku UMKM yang semula menjadi tenant juga banyak yang mundur. Sebagian memilih kembali berjualan di lokasi semula.
Meski demikian, pada hari kedua acara tetap ada pengunjung yang datang. Warga Yogyakarta memanfaatkan hiburan dan makanan gratis. Situasi ini menunjukkan dampak kontroversi tidak merata di semua lapisan.
Klarifikasi Raffi Ahmad dan Respons Keluarga
Raffi Ahmad akhirnya menyampaikan penjelasan lengkap melalui video di akun Instagram pribadinya. Ia menegaskan hanya datang sebagai undangan.
“Saya hadir sebagai undangan dalam kegiatan kepemudaan tersebut. Saya datang dengan niat yang tulus dan itikad yang baik, tanpa niat merendahkan, apalagi mencederai semangat perjuangan generasi muda.”
Ia juga meminta maaf atas kegaduhan yang muncul. Raffi mengaku sudah menjadi kebiasaan menghadiri undangan apa pun. Namun ia mengakui niat baik tetap perlu diiringi ketelitian.
Nagita Slavina memberikan dukungan lewat unggahan doa. Ia menitipkan suaminya dalam penjagaan Tuhan dan meminta agar kehormatan Raffi terjaga dari fitnah serta prasangka. Doa itu muncul di tengah seruan boikot yang masih beredar.
Pihak RANS Carnival juga mengeluarkan pernyataan. Mereka menegaskan acara sejak awal ditujukan untuk memberikan hiburan gratis sekaligus membuka ruang bagi musisi dan UMKM. Penyelenggara mengaku memahami perhatian publik dan berupaya menyesuaikan konsep.
Dampak ke Bisnis RANS dan Reaksi Publik
Saham PT Rans Entertainment Indonesia Tbk sempat bergerak melemah pada perdagangan Senin 2 November 2026. Harga turun tipis ke level Rp107 per saham di sesi pagi. Sebelumnya, laporan keuangan kuartal ketiga 2026 menunjukkan kinerja yang masih positif.
Kontroversi ini menjadi ujian bagi citra Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Beberapa pengamat menilai pejabat publik perlu lebih berhati-hati dalam memilih kegiatan yang dihadiri.
Di sisi lain, sebagian warga tetap datang ke lokasi carnival. Mereka mengaku tidak terlalu mempersoalkan isu yang beredar di media sosial. Hiburan gratis menjadi daya tarik utama.
Seruan boikot juga memunculkan solidaritas. Netizen membantu melariskan dagangan UMKM yang membatalkan keikutsertaan. Gerakan ini menunjukkan masyarakat lokal tetap peduli pada pelaku usaha kecil.
Polda Metro Jaya sebelumnya menyatakan Raffi Ahmad dan beberapa tokoh lain hadir atas undangan resmi. Penjelasan itu tidak sepenuhnya meredakan kritik. Publik terus meminta transparansi lebih lanjut terkait penyelenggaraan acara deklarasi.
Hingga 2 November 2026, isu Raffi Ahmad diboikot masih menjadi pembicaraan utama di berbagai platform. Kronologi dari deklarasi hingga dampak ke RANS Carnival menjadi contoh bagaimana satu kehadiran publik bisa memicu reaksi berantai di era media sosial.
Raffi Ahmad kini menghadapi tantangan menjaga kepercayaan publik sambil menjalankan peran sebagai utusan khusus. Klarifikasi dan dukungan keluarga menjadi langkah awal. Namun pemulihan citra membutuhkan waktu dan konsistensi sikap ke depan.