Nasional

Mutasi Polri 2026, Sejumlah Perwira Digeser

mutasi Polri
mutasi Polri

Mutasi Polri susulan datang delapan hari setelah rotasi 19 kapolda. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menggeser 199 perwira tinggi dan menengah lewat Surat Telegram Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026.

Telegram baru ini menyusul rotasi pada 2 Oktober 2026, ketika 19 kapolda berganti dalam satu surat. Kali ini cakupannya lebih luas. Ratusan Pati dan Pamen mendapat jabatan baru, termasuk di bidang intelijen.

Penjelasan Polri soal mutasi Polri susulan

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir kembali menjelaskan alasan di balik mutasi. Ia menyampaikannya lewat keterangan tertulis, Minggu (11/10/2026). Menurut dia, langkah ini bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier.

"Penempatan personel dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kompetensi, kapabilitas, rekam jejak, dan integritas. Prinsip meritokrasi menjadi bagian penting agar setiap personel yang mendapat amanah jabatan mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab," ujar Johnny.

Johnny menyebut lima pertimbangan utama dalam penempatan personel. Meritokrasi menjadi benang merahnya.

Wakabaintelkam berganti wajah

Brigjen Anom Setyadji kini menjabat Wakabaintelkam Polri. Ia menggantikan Irjen Wawan Muliawan. Wawan pindah menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Gadikwa Lemdiklat Polri.

Baintelkam adalah badan intelijen dan keamanan di tubuh Polri. Posisi wakil kepalanya tergolong strategis, sehingga pergantian ini mencuri perhatian.

Tiga polda ikut berganti pimpinan

Irjen Agus Wijayanto meninggalkan Polda Kalimantan Utara. Ia kini memimpin Polda Kepulauan Bangka Belitung dan menggantikan Irjen Viktor Theodorus Sihombing.

Kursi yang ditinggalkan Agus langsung terisi. Brigjen Andi Syahriful Taufik memimpin Polda Kalimantan Utara. Di Lampung, Brigjen Yustan Alpiani menggantikan Irjen Helfi Assegaf.

Data yang tersedia baru memuat sebagian nama dari 199 personel tersebut. Dua gelombang mutasi dalam sepekan lebih ini menunjukkan penataan jabatan Polri sedang bergerak cepat pada Oktober 2026.