Santunan Nasional DHIBRA Shiddiqiyyah, cakrawala world

Santunan Nasional ke-22 DHIBRA Shiddiqiyyah Digelar Serentak di 24 Provinsi, Himpun Rp2 Miliar

Santunan Nasional ke-22 DHIBRA Shiddiqiyyah kembali digelar serentak di berbagai daerah pada Senin (17/03/48 H atau 31/08/26 M). Dana santunan yang telah disalurkan mencapai dua miliar rupiah dan terus bertambah seiring masuknya laporan dari daerah.

Kegiatan tahun ini dilaksanakan serentak di kurang lebih 24 provinsi dan 161 kabupaten/kota, termasuk perwakilan luar negeri di Malaysia dan Australia. Pusat kegiatan berlangsung di Hotel Yusro, Jombang, Jawa Timur.

Acara diawali dengan doa yang dipimpin langsung oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, Syekh Mochammad Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi. Suasana khidmat menandai dimulainya rangkaian Santunan Nasional yang telah menjadi agenda tahunan organisasi ini.

Bentuk Syukur atas Maulid Nabi dan Hari Lahir DHIBRA

Ketua Umum DHIBRA Shiddiqiyyah Pusat, Ibu Nyai Shofwatul Ummah, menyampaikan bahwa Santunan Nasional ke-22 digelar sebagai wujud syukur atas kelahiran Nabi Muchammad SAW sekaligus hari lahir DHIBRA Shiddiqiyyah yang ke-26.

Alchamdulillah pertolongan Alloh bukan karena kebisaan kita, tapi karena pertolongan Alloh kita bisa melaksanakan Santunan Nasional setiap tahun,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh dana santunan bersumber dari warga Thoriqoh Shiddiqiyyah dan para donatur, yang diyakini sebagai rezeki dari Alloh Ta’ala melalui tangan hamba-Nya.

Dana Terus Bertambah dari Laporan Daerah

Jumlah dana santunan sebesar dua miliar rupiah yang tercatat saat ini belum final. Angka tersebut diperkirakan terus meningkat seiring masuknya laporan pelaksanaan dari berbagai daerah ke pusat.

Skema penyaluran dana pun ditegaskan langsung disampaikan kepada yang berhak menerima begitu terkumpul, tanpa ditahan lama di tingkat pengelola.

Berapapun yang kita himpun, langsung kita sampaikan kepada yang berhak menerima,” ungkap Ibu Nyai Shof.

Cakupan geografis yang luas, mulai dari puluhan provinsi di dalam negeri hingga perwakilan di dua negara tetangga, menunjukkan skala penyelenggaraan Santunan Nasional DHIBRA Shiddiqiyyah yang terus berkembang dari tahun ke tahun.