Cak Imin menyoroti dugaan korupsi DSP BNPB saat meresmikan kantor DPW PKB Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Sabtu (24/10/2026). Ia meminta kader bergerak membantu masyarakat, termasuk warga yang menghadapi kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.
BANJARBARU — Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengaitkan pemberantasan korupsi dengan perjuangan memperbaiki kehidupan masyarakat. Menurutnya, praktik korupsi masih menjadi hambatan besar bagi kemajuan bangsa.
Muhaimin, yang akrab disapa Cak Imin, menyampaikan pernyataan tersebut di Landasan Ulin Tengah, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Ia hadir dalam kegiatan peresmian kantor Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB setempat.
Mengutip laporan Kompas.com pada 24 Oktober 2026, Cak Imin menyinggung dugaan korupsi Dana Siap Pakai (DSP) di BNPB. Nama resmi lembaga tersebut adalah Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
“Perjuangan kita masih panjang. Bagaimana enggak panjang, badan yang menanggulangi bencana saja masih korupsi. Artinya masih panjang,” ujar Cak Imin.
Cak Imin Kaitkan Pelayanan Warga dengan Tanggung Jawab Kader
Dalam sambutannya, Cak Imin meminta kader PKB menjadi pembaru dan mengambil peran terdepan dalam memperbaiki nasib masyarakat. Ia mengingatkan bahwa pengabdian membutuhkan kesediaan untuk ikut menanggung kesulitan warga.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat itu juga menekankan pentingnya gotong royong. Menurutnya, kader perlu membangun kepedulian dengan memahami persoalan yang masyarakat rasakan.
“InsyaAllah kita saling mem-back up, saling bahu-membahu, bergotong-royong, apapun yang dirasakan warga masyarakat adalah yang kita rasakan,” tuturnya.
Selain mengajak kader saling membantu, ia meminta seluruh jajaran partai bekerja maksimal. Fokusnya adalah mengurangi beban kehidupan masyarakat sekaligus membantu mereka menemukan jalan keluar.
Cak Imin menggunakan istilah total football untuk menggambarkan keterlibatan menyeluruh kader dalam pengabdian tersebut. Ia tidak ingin kader bekerja setengah hati ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
“Jangan tanggung-tanggung untuk mengambil beban yang didera masyarakat, yang menjadi pemberat kehidupan masyarakat,” katanya.
Ia kemudian mengaitkan pesan tersebut dengan tanggung jawab keagamaan. Dalam pandangannya, membantu menyelesaikan persoalan rakyat merupakan bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi.
Bantuan Air Bersih, Masker, dan Sembako untuk Warga
Rangkaian kegiatan di Kalimantan Selatan juga mencakup penyaluran bantuan. Sasaran bantuan meliputi warga yang menghadapi kekeringan, dampak kebakaran hutan dan lahan, serta relawan pemadam kebakaran.
Kompas.com melaporkan bahwa PKB menyalurkan 28.000 liter air bersih untuk warga Kota Banjarbaru. Partai tersebut juga menyediakan pengobatan gratis bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
Selain itu, bantuan mencakup 65.000 masker untuk berbagai kabupaten dan kota di provinsi tersebut. PKB turut membagikan 1.500 paket sembako dalam rangkaian kegiatan yang sama.
Laporan tersebut juga menyebut penyerahan bantuan dana Rp5 juta untuk 10 perwakilan Relawan Barisan Pemadam Kebakaran. Namun, keterangannya tidak merinci apakah nominal itu merupakan total bantuan atau nilai bagi setiap perwakilan.
Karena itu, angka tersebut tidak dapat langsung dimaknai sebagai Rp5 juta per orang. Rincian pembagian memerlukan penjelasan lebih lanjut dari penyelenggara kegiatan.
Cak Imin menyatakan DPP PKB akan melanjutkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak. Ia menyebut bantuan air bersih, masker, dan kebutuhan lain sebagai bagian dari komitmen tersebut.
“Sekuat tenaga kita akan terus lakukan, jangan pernah berhenti untuk terus membantu dan mengambil beban masyarakat ini,” ujarnya.
Agenda Kemanusiaan Menyertai Peresmian Kantor PKB
Sebelumnya, ANTARA pada 21 Oktober 2026 memberitakan rencana kunjungan Cak Imin ke Kalimantan Selatan. Sekretaris DPW PKB Kalimantan Selatan Hilyah Aulia menjelaskan bahwa peresmian kantor akan beriringan dengan penyerahan bantuan sosial.
Menurut Hilyah, rangkaian agenda juga mencakup bantuan bagi relawan pemadam kebakaran. Selain itu, penyelenggara menjadwalkan pelantikan pengurus cabang PKB dan apel peringatan Hari Santri Nasional.
Dalam laporan ANTARA tersebut, Ketua DPW PKB Kalimantan Selatan Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan perlunya kerja bersama menghadapi karhutla. Ia menyebut kunjungan ketua umum sebagai penegasan kepedulian partai kepada warga terdampak.
Adapun sorotan terhadap DSP BNPB merupakan pernyataan politik Cak Imin mengenai dugaan korupsi. Pernyataan itu bukan putusan pengadilan maupun penetapan kesalahan terhadap orang tertentu.
Melalui kegiatan di Banjarbaru, Cak Imin menempatkan bantuan kemanusiaan dan pelayanan masyarakat sebagai tugas kader. Ia meminta pengurus menjaga kesinambungan bantuan, bukan berhenti setelah acara peresmian selesai.