PSMS Medan berhasil menahan imbang Persija Jakarta 1-1 pada laga perdana I League Cup 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Selasa 3 November 2026 malam. Gol Figo Dennis di menit 43 disamakan Phillerson Oliveira pada menit 80.
Warga Medan dan Deli Serdang disuguhi pertandingan sengit saat PSMS Medan menghadapi Persija Jakarta dalam pembukaan Grup A I League Cup. Ayam Kinantan tampil gigih di kandang sendiri dan berhasil merebut satu poin berharga dari Macan Kemayoran.
Persija datang sebagai favorit. Tim dari ibu kota langsung menekan sejak peluit awal. Sejumlah peluang tercipta lewat Eksel Runtukahu dan Victor Dethan. Namun barisan pertahanan PSMS yang rapat berhasil menahan serangan tersebut.
Menjelang istirahat, Persija membuka keunggulan. Figo Dennis menerima umpan Kwon Chang Hoon lalu melepaskan tembakan jarak jauh yang indah. Bola masuk ke pojok gawang M Natshir. Skor sementara 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Phillerson Jadi Pahlawan PSMS di Babak Kedua
Masuk babak kedua, pelatih Eko Purdjianto melakukan perubahan. Phillerson Oliveira dimasukkan untuk menambah daya gedor. Keputusan itu terbukti tepat. PSMS mulai lebih berani menyerang dan menciptakan peluang.
Gol penyama kedudukan akhirnya datang di menit 80. Rangga Muslim menguasai bola di sisi kiri lalu memberikan umpan terobosan. Phillerson menyelesaikan dengan tendangan keras yang melewati kiper Aqil Savik. Stadion bergemuruh saat skor menjadi 1-1.
Menurut laporan Antara News, gol Phillerson menjadi momen krusial bagi tuan rumah. Pemain Brasil itu langsung menjadi pahlawan di laga perdana turnamen. CNN Indonesia juga mencatat bahwa PSMS sempat hampir mencetak gol tambahan, namun bola hanya mengenai tiang.
Suporter lokal yang memenuhi tribun memberikan dukungan luar biasa sepanjang 90 menit. Semangat juang PSMS di depan pendukung sendiri membuat Persija kesulitan menguasai permainan sepenuhnya di babak kedua.
Kondisi Tim dan Dampak Hasil Imbang
Persija harus menjalani laga ini tanpa pelatih utama Shin Tae-yong yang sedang sakit. Asisten pelatih Maman Abdurrahman yang memimpin tim. Meski demikian, Macan Kemayoran tetap menampilkan permainan solid di babak pertama.
Hasil imbang ini memberi satu poin bagi kedua tim di klasemen sementara Grup A. PSMS sebagai tuan rumah merasa puas karena mampu menahan klub Liga 1. Bagi Persija, poin tandang tetap berharga meski target awal mungkin lebih tinggi.
Seorang pengamat sepak bola lokal di Medan menyatakan, “PSMS menunjukkan karakter kuat malam ini. Mereka tidak gentar menghadapi Persija dan berhasil merebut poin di kandang sendiri.” Pernyataan itu mencerminkan kebanggaan warga Sumatera Utara atas penampilan Ayam Kinantan.
Stadion Utama Sumatera Utara kembali menjadi saksi sejarah pertemuan dua klub klasik. Pertandingan ini menjadi pembuka yang menarik bagi I League Cup musim 2026/2027. Kedua tim masih memiliki kesempatan memperbaiki posisi di laga-laga selanjutnya.
PSMS akan terus mengandalkan dukungan penonton lokal untuk laga berikutnya. Sementara Persija fokus memperbaiki hasil setelah kembali ke kompetisi utama. Hasil 1-1 ini menjadi catatan penting di kalender sepak bola daerah Sumatera Utara hari ini.
Dengan skor akhir yang adil, kedua tim meninggalkan lapangan dengan kepala tegak. PSMS membuktikan bahwa di depan pendukung sendiri mereka mampu bersaing dengan tim papan atas. Persija pun belajar bahwa laga tandang di Medan selalu menuntut konsentrasi penuh.