Indosat Ooredoo Hutchison merespons evaluasi Komdigi dengan menghadirkan Paket Istimewa bagi pelanggan IM3. Layanan serupa disiapkan untuk brand Tri dalam waktu dekat.
Indosat Ooredoo Hutchison akhirnya buka suara menanggapi hasil evaluasi Komdigi atas paket internet operator seluler. Evaluasi itu menyoroti sejumlah paket yang dinilai belum memenuhi putusan Mahkamah Konstitusi soal sisa kuota tak boleh hangus.
Director & Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti, menegaskan pihaknya berkomitmen menghadirkan layanan relevan sekaligus patuh pada kebijakan yang berlaku. Pernyataan ini disampaikan menyusul sorotan Komdigi terhadap 71 paket Indosat yang belum rollover.
Paket Istimewa Indosat Tawarkan Akumulasi Kuota
Sebagai bentuk perlindungan pelanggan, Indosat telah menyediakan Paket Istimewa. Layanan ini menawarkan manfaat akumulasi kuota sehingga sisa paket tidak langsung hilang begitu masa aktif berakhir.
Reski menyebut respons pelanggan terhadap Paket Istimewa cukup positif sejak diluncurkan. Capaian ini mendorong Indosat memperluas konsep serupa ke lini produk lain di bawah naungan perusahaan.
"Mengingat respons positifnya, pilihan layanan serupa juga tengah kami siapkan untuk brand Tri, dengan detail yang akan diumumkan melalui kanal resmi masing-masing," ungkap Reski kepada CNNIndonesia.com, Selasa (6/10).
Transformasi Informasi dan Kanal Pengaduan Diperkuat
Selain Paket Istimewa, Indosat memperbaiki transparansi layanan agar lebih mudah dipahami pelanggan. Perusahaan menambah frekuensi notifikasi pengingat masa aktif kuota secara berkala.
Indosat juga menyediakan kanal chatbot khusus untuk pengaduan pelanggan IM3 dan Tri. Langkah ini diklaim mempercepat respons terhadap keluhan terkait sisa kuota yang belum terpakai.
Reski memastikan pihaknya akan terus mengkaji tambahan perlindungan bagi pelanggan ke depan. Kajian itu mempertimbangkan kepentingan pelanggan, kualitas layanan, dan ketentuan regulasi yang berlaku.
"Indosat akan terus melakukan kajian untuk tambahan perlindungan pelanggan lainnya dengan tetap memperhatikan kepentingan pelanggan, kualitas layanan, dan ketentuan yang berlaku," tutur Reski.
Upaya Indosat di Tengah Sorotan Komdigi
Berdasarkan data evaluasi, baru 23 dari 94 paket internet Indosat yang menerapkan mekanisme rollover penuh. Sisanya mengandalkan notifikasi H-7 dan H-2 sebelum masa paket habis.
Komdigi menilai mekanisme notifikasi saja belum cukup memenuhi amanat putusan MK. Kehadiran Paket Istimewa menjadi langkah tambahan Indosat untuk menjawab tuntutan perlindungan yang lebih substantif tersebut.
Langkah Indosat menghadirkan Paket Istimewa menunjukkan respons cepat terhadap evaluasi Komdigi. Publik kini menanti detail resmi paket serupa untuk pelanggan Tri dalam waktu dekat.