Karhutla Tanjung Puting di Kalimantan Tengah terus meluas hingga pertengahan Oktober 2026. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengajak relawan dan warga setempat bergotong royong memadamkan api.
Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, belum juga padam. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni turun langsung ke lokasi pada Kamis (15/10/2026) untuk memastikan penanganan berjalan maksimal.
Ia berdialog dengan sejumlah relawan pemadam yang selama ini bergerak di sekitar Sungai Sekonyer. Pertemuan itu digelar usai Raja meninjau titik-titik api di kawasan konservasi orangutan tersebut.
Menhut Ajak Relawan Perkuat Koordinasi Karhutla Tanjung Puting
Raja Juli menegaskan, penanganan karhutla Tanjung Puting membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Ia menyebut semangat gotong royong harus tumbuh dari kesadaran, bukan sekadar instruksi.
"Ini saatnya kita gotong royong. Ini saatnya kita berbagi solidaritas. Tentu namanya judulnya kerelawanan atau voluntarisme, itu memang harus panggilan dari hati," kata Raja saat berdialog dengan para relawan.
Pertemuan tersebut turut dihadiri perwakilan Yayasan Orangutan Hijau Kalimantan, Himpunan Pariwisata Indonesia, ASITA, ASTINDO, Himpunan Klotok Wisata Kumai, Tourism Cook Association, Persatuan Speed Kumai, serta mitra polisi kehutanan Desa Sungai Sekonyer. Mereka menjadi ujung tombak pemadaman di lapangan selama beberapa pekan terakhir.
Pangdam Kalteng Turun Langsung Pimpin Operasi
Raja Juli didampingi Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin saat meninjau lokasi. Keduanya sepakat membangun satu komando operasi agar seluruh unsur tidak bergerak sendiri-sendiri.
"Nanti ada dua bupati kira-kira menjadi penasihat, Pak Pangdam, Pak Kapolda. Danrem sebagai incident commander, relawan juga kita libatkan di sana," ujar Raja menjelaskan struktur koordinasi yang disiapkan.
Struktur tersebut diharapkan mempercepat respons di lapangan. Setiap unsur, mulai TNI, Polri, hingga relawan desa, akan bergerak sesuai arahan satu komando yang sama.
Bantuan Alat dan Operasi Udara Terus Disiapkan
Kementerian Kehutanan mendorong pembentukan Masyarakat Peduli Api di 15 desa sekitar Tanjung Puting. Warga di desa-desa itu bakal menerima mesin air dan jet shooter untuk memperkuat kemampuan pemadaman mandiri.
Raja memastikan pemerintah tidak berhenti pada operasi darat semata. Sumur bor, water bombing, hingga modifikasi cuaca tetap dikerahkan untuk menekan laju kebakaran di kawasan gambut tersebut.
Medan rawa gambut dan habitat satwa liar membuat pemadaman di Tanjung Puting tergolong sulit. Kondisi ini menuntut kehati-hatian ekstra dari tim di lapangan.
Data Terbaru Hotspot Karhutla Tanjung Puting
Berdasarkan pemantauan SiPongi Kementerian Kehutanan hingga Kamis (15/10/2026) pukul 21.00 WIB, titik panas tingkat kepercayaan tinggi tercatat 799 secara nasional. Angka itu naik 427 titik dari sehari sebelumnya yang hanya 372 hotspot.
Enam provinsi prioritas karhutla menyumbang 615 hotspot dari total tersebut. Kalimantan Tengah mencatat 389 titik, melonjak signifikan dari 130 titik pada hari sebelumnya.
Sumatera Selatan mencatat 122 titik, naik dari 91 titik. Kalimantan Barat justru turun menjadi 42 titik dari sebelumnya 59 titik.
Jambi bertambah menjadi 31 titik dari 9 titik. Kalimantan Selatan juga naik ke angka 31 titik dari sebelumnya hanya 5 titik, sementara Riau masih nihil hotspot high confidence.
Lonjakan hotspot di Kalimantan Tengah menegaskan bahwa karhutla Tanjung Puting masih menjadi tantangan besar. Kolaborasi pemerintah, TNI, Polri, dan warga setempat diharapkan mampu mempercepat pemadaman sebelum musim kemarau berakhir.