HGN 2025: Gugatan Guru Madrasah Swasta Menggema di Pentas Nasional
CakrawalaWorld.net – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 pada Rabu (26/11/2025) kembali memperlihatkan dinamika sosial yang terhubung dengan jejaring global. Ribuan guru madrasah swasta menyuarakan tuntutan mengenai kesejahteraan dan peluang P3K yang belum tersentuh kebijakan pemerintah. Suara itu mengalir ke ruang publik nasional dan menjadi bagian dari percakapan pendidikan dunia.
Ketua Umum FGSNI, Agus Mukhtar, menyampaikan selamat HGN 2025 dalam keterangannya yang dikutip Rabu (26/11/2025). Ia mengajak guru terus mengabdi bagi masa depan anak bangsa. Namun ia menilai HGN 2025 tidak memberikan “kado P3K” yang telah lama diharapkan.
Agus menyoroti pidato Mendikdasmen dan Menteri Agama yang masih terfokus pada percepatan PPG dan beasiswa GTK. “Tidak ada arah kebijakan P3K bagi guru madrasah swasta. Itu jauh dari harapan para pejuang P3K,” katanya.
Dalam spektrum global, persoalan kesetaraan guru bukan fenomena lokal. Banyak negara menghadapi tantangan serupa yakni memastikan kesejahteraan guru di institusi swasta dan berbasis komunitas. Karena itu, tuntutan FGSNI mencerminkan standar global mengenai governance pendidikan.
FGSNI menyiapkan rangkaian audiensi sepanjang HGN 2025. “Puncaknya, FGSNI mengikuti Puncak HGN 2025 Kemendikdasmen RI di Gelora Bung Karno pada 27–29 November 2025,” ujar Agus. Agenda tersebut menjadi platform konektif antara pembuat kebijakan dan pelaksana pendidikan akar rumput.
Ia menyebut rapat kerja Kemenag dan Komisi VIII DPR RI pada Senin (3/1/2025) belum memberikan keputusan memadai. Situasi itu memperkuat dorongan advokasi lintas lembaga.
FGSNI juga mengarahkan langkah strategis ke Kementerian PPN/Bappenas. “Seluruh organisasi profesi tertuju ke kementerian ini,” tegasnya.
Pada Rabu (19/11/2025), Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam rapat dengan Baleg DPR RI menyatakan bahwa Bappenas dan Kemenkeu belum berlaku adil terhadap guru di bawah Kemenag. Pernyataan itu mengemuka di tengah meningkatnya tekanan global untuk memperbaiki ekosistem guru.
Dengan semakin terbukanya arus pertukaran informasi global, isu guru madrasah swasta kini ikut masuk dalam radar percakapan lintas negara mengenai keadilan pendidikan. (*)










