Indonesia Melangkah ke Sistem Registrasi SIM Biometrik, Ikuti Arah Transformasi Digital Dunia
CakrawalaWorld.net – Komdigi mengumumkan rencana registrasi SIM berbasis face recognition pada 2026. Langkah ini mengikuti arah global di mana autentikasi biometrik jadi standar untuk memerangi kejahatan digital dan penyalahgunaan identitas.
Dirjen Ekosistem Digital, Edwin Hidayat Abdullah, menjelaskan fase transisi satu tahun. “Sekarang sifatnya masih sukarela,” ujarnya, 14/11/2025.
Jumlah kartu SIM aktif mencapai 315 juta, melebihi populasi nasional. Angka ini menunjukkan urgensi pembaruan sistem verifikasi.
Menteri Meutya Hafid menegaskan aturan ini bagian dari disiplin KYC. “Per-NIK maksimal tiga nomor,” katanya, 15 Mei 2025.
Aturan mengharuskan verifikasi wajah bagi pelanggan baru. Anak di bawah 17 tahun memakai biometrik kepala keluarga. Transisi dilakukan sebelum wajib penuh. Pelanggan lama tidak perlu registrasi ulang. (*)










