Simkopdes Jadi Jawaban Menteri Koperasi soal Isu Kipas Angin KDKMP
Simkopdes menjadi penjelasan terbaru dari Menteri Koperasi Ferry Juliantono setelah muncul isu pengadaan kipas angin KDKMP sebanyak 1,8 juta unit dengan anggaran Rp1,8 triliun.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan bahwa pengadaan kipas angin yang ramai diperbincangkan bukan berasal dari kementeriannya. Ia menyampaikan hal tersebut saat menanggapi pertanyaan anggota DPR mengenai kabar pengadaan dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Menurut Ferry, pihaknya tidak mengetahui secara pasti asal-usul angka Rp1,8 triliun yang beredar. Namun, ia sempat memberikan gambaran bahwa harga kipas angin tertentu bisa mencapai belasan juta rupiah per unit.
“Kemudian juga soal kipas angin ini saya nggak tahu, ini kan pengadaannya bukan di kami Pak,” kata Ferry dalam rapat kerja di DPR RI.
Kementerian Koperasi Siapkan Dashboard Simkopdes
Sebagai tindak lanjut atas permintaan transparansi, Kementerian Koperasi menegaskan telah mengembangkan Sistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau Simkopdes. Platform tersebut dirancang untuk menampilkan berbagai data bantuan dan barang yang diterima koperasi.
Ferry menjelaskan bahwa dashboard tersebut sudah mulai memperlihatkan jumlah subsidi yang masuk ke masing-masing koperasi desa dan kelurahan.
“Di Simkopdes kami itu akan juga memperlihatkan, sekarang sudah bisa memperlihatkan dashboardnya berapa jumlah barang-barang subsidi itu yang diterima,” ujarnya.
Selain menampilkan data barang, sistem tersebut juga disiapkan agar masyarakat dapat memantau distribusi bantuan secara lebih terbuka. Dalam praktiknya, pemerintah ingin memastikan setiap penyaluran barang tercatat dengan baik.
Sementara itu, polemik mengenai pengadaan kipas angin bermula dari pertanyaan anggota DPR Mufti Anam. Ia meminta kejelasan mengenai proyek tersebut sekaligus mendorong keterbukaan anggaran.
Dalam konteks tersebut, Simkopdes kini menjadi instrumen yang disiapkan pemerintah untuk memperlihatkan aliran bantuan dan subsidi kepada KDKMP secara digital.











