WNA Hilang di Nepal Capai 341 Orang, 133 dari India

WNA hilang di Nepal mencapai 341 orang setelah banjir besar menerjang Rasuwa dan kawasan sekitar jalur menuju Gunung Kailash.

WNA hilang di Nepal menjadi perhatian setelah pejabat mencatat 403 orang masuk daftar pencarian pascabencana pada 26 Agustus 2026.

Dari jumlah tersebut, 341 orang merupakan warga negara asing. Data itu menunjukkan besarnya dampak bencana terhadap wisatawan dan peziarah di kawasan Rasuwa.

Juru bicara Dewan Pariwisata Nepal, Sunil Sharma, menyebut 133 warga India termasuk dalam daftar orang hilang tersebut.

WNA Hilang di Nepal Didominasi Peziarah Kailash

Menurutnya, warga India itu sedang menempuh perjalanan ziarah menuju Gunung Kailash di Tibet. Situs tersebut menjadi salah satu tempat suci bagi umat Hindu.

Selain warga India, daftar WNA hilang mencakup beberapa negara lain. Amerika Serikat, Australia, Inggris, dan Kanada juga memiliki warga yang terdampak.

  • 47 warga Amerika Serikat dilaporkan hilang.
  • 34 warga Australia masuk daftar orang hilang.
  • 33 warga Inggris dilaporkan belum ditemukan.
  • 24 warga Kanada juga tercatat hilang.

Sementara itu, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan mengetahui adanya warga Amerika yang terdampak bencana tersebut.

62 Warga Nepal Juga Hilang Saat Trekking

Di sisi lain, korban hilang bukan hanya berasal dari luar negeri. Sedikitnya 62 warga Nepal juga dilaporkan hilang setelah melakukan trekking.

Mereka berada di kawasan Danau Gosaikunda, Distrik Rasuwa. Lokasi itu berbatasan dengan wilayah Gyirong di Tibet.

Yang jadi sorotan, mereka berada di kawasan tersebut bertepatan dengan perayaan Janai Purnima. Perayaan itu jatuh pada Jumat.

Selain itu, sedikitnya 28 anggota kepolisian Nepal turut masuk daftar orang hilang. Juru bicara kepolisian Nepal, Abi Narayan Kafle, menyampaikan angka tersebut.

Dalam praktiknya, Rasuwa memiliki posisi penting bagi perjalanan menuju Gunung Kailash. Jalur tersebut tetap digunakan meski Nepal tengah memasuki periode monsun.

Akibatnya, perhatian pascabencana kini tertuju pada pendataan orang hilang. Pada saat yang sama, pemerintah Nepal meminta warga menjauhi tepian Sungai Trishuli, Bhotekoshi, dan Narayani.

Faktanya, banjir juga merusak jalan dan infrastruktur listrik di Rasuwa. Banjir membawa lumpur serta puing yang menutup bangunan dan kendaraan.