tangkapan layar dari podcast Denny Sumargo

Zulhas Break the Noise: Klarifikasi Soal Banjir Sumatera dan Kebijakan Lahan

CakrawalaWorld.net — Mantan Menteri Kehutanan 2009–2014, Zulkifli Hasan, akhirnya mengklarifikasi tudingan publik bahwa kebijakan pembukaan lahan pada era kepemimpinannya memicu banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pernyataan itu ia sampaikan dalam podcast CURHAT BANG bersama Denny Sumargo dan dikutip Rabu (3/12/2025).

Kalau saya dikatakan Indonesia rusak karena Zulkifli Hasan, saya tersanjung. Begitu berkuasa kah saya?” kata Zulhas. Ia menilai framing tersebut terlalu menyimplifikasi dinamika ekologis nasional yang jauh lebih kompleks.

Ia menjelaskan bahwa pembukaan lahan kala itu merupakan bagian dari agenda stabilisasi pangan. Tekanan impor tinggi membuat pemerintah perlu memperluas area produksi. “Kita harus penuhi kebutuhan hidup manusia,” ujarnya.

Tesso Nilo, EUDR, dan Spektrum Tekanan Ekologi

Zulhas menyinggung kondisi Taman Nasional Tesso Nilo yang kini tertekan oleh perambahan ilegal berskala jutaan hektare. Ia mengakui bahwa upaya penertiban pada masanya tidak berjalan optimal karena hambatan aparat dan resistensi sosial.

Ia juga menilai regulasi global seperti EUDR berpengaruh signifikan terhadap komoditas strategis Indonesia. Dalam keterangan itu, ia menegaskan bahwa tata kelola lingkungan harus membaca peta tekanan global—bukan menuding satu figur.

READ  Prabowo Peringatkan Pejabat Soal Etika Kunjungan Bencana

Zulhas menutup penjelasannya dengan menyebut isu ekologis sebagai interaksi panjang antara kebijakan, pasar global, dan pengawasan negara. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *