prabowo subianto Proyek LNG Abadi Masela

Investasi LNG Abadi Masela Rp376 Triliun Didorong untuk Industrialisasi

Investasi LNG Abadi Masela senilai Rp376 triliun dinilai Presiden Prabowo Subianto akan mempercepat pembangunan nasional dan mendukung target Indonesia menjadi negara industri modern.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan proyek strategis nasional LNG Abadi Masela akan menjadi salah satu penopang utama transformasi ekonomi Indonesia. Proyek tersebut memiliki nilai investasi sebesar 20,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp376 triliun.

Menurut Prabowo, investasi besar di sektor energi dibutuhkan agar Indonesia mampu mempercepat hilirisasi dan industrialisasi dalam beberapa tahun mendatang.

Proyek ini investasinya sangat besar 20,9 miliar dolar (AS) hampir 21 miliar dolar (AS) akan menghasilkan lebih dari 9 juta ton gas kondensat dan sebagainya sehingga ini akan sangat membantu bangsa Indonesia melaksanakan pembangunan,” kata Prabowo saat meresmikan groundbreaking proyek tersebut secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis.

Ia menilai pembangunan sektor energi memiliki peran penting dalam membentuk fondasi ekonomi nasional yang lebih modern dan produktif.

Prabowo Sebut Energi Jadi Kunci Transformasi Ekonomi

Prabowo mengatakan pemerintah bertekad membawa Indonesia menjadi negara industri yang mampu menghasilkan berbagai produk bernilai tambah. Karena itu, ketersediaan energi menjadi faktor utama untuk mendukung target tersebut.

Kita bertekad untuk menjadi negara industri, negara modern dan kita bertekad rakyat kita harus hidup dengan baik, hidup dengan layak,” ujarnya.

Proyek LNG Abadi Masela 2026
Proyek LNG Abadi Masela penopang utama transformasi ekonomi Indonesia

Menurut Presiden, hasil pengelolaan sumber daya alam diperlukan untuk membiayai berbagai program nasional. Dana tersebut dibutuhkan untuk meningkatkan layanan kesehatan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur.

Selain itu, pemerintah juga memerlukan dukungan anggaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta kesejahteraan tenaga pengajar di seluruh Indonesia.

Kita butuh uang untuk bikin pelayanan kesehatan yang terbaik, kita butuh uang untuk bayar gaji-gaji guru sehingga sekolah-sekolah kita menjadi juga tidak kalah dengan sekolah-sekolah di luar negeri,” katanya.

Proyek LNG Abadi Masela dikembangkan oleh INPEX Masela Ltd. bersama Pertamina dan Petronas. Dalam praktiknya, proyek tersebut dirancang memiliki kapasitas produksi 9,5 juta ton LNG per tahun.

Tak hanya itu, fasilitas tersebut juga akan menyalurkan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD. Sementara itu, produksi kondensat diperkirakan mencapai sekitar 35.000 barel per hari untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Pemerintah menilai proyek strategis tersebut akan mendukung transformasi ekonomi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.