Breakthrough Blok Masela: AMDAL Terbit, Raksasa Gas Arafura Siap Onstream
CakrawalaWorld.net — Proyek Abadi Blok Masela di Laut Arafura akhirnya memecah kebuntuan panjang setelah dokumen AMDAL resmi diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup pada Jumat, 13 Februari 2026.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menegaskan bahwa terbitnya izin lingkungan ini merupakan kado krusial bagi ketahanan energi nasional. Dengan cadangan mencapai 10,73 Tcf, Blok Masela kini bersiap memasuki fase konstruksi fisik yang dijadwalkan mulai awal April 2026.
“Alhamdulillah akhirnya kemarin di hari baik Jumat Barokah telah terbit AMDAL buat Proyek Masela, sebagai hadiah menjelang Ramadhan, Insya Allah Groundbreaking dalam waktu dekat,” ujar Djoko Siswanto pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Modernisasi Energi dan Teknologi CCS
Proyek senilai US$21 miliar ini mengusung konsep modern melalui penerapan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS). Langkah ini menjadikan Blok Masela sebagai pionir kilang LNG di Indonesia yang mengintegrasikan aspek dekarbonisasi sejak fase desain awal.
Jarrad Blinco, Executive Project Director INPEX Masela, dalam siaran pers Oktober 2025 menyatakan bahwa proyek ini dirancang untuk mendorong upaya dekarbonisasi Indonesia. “Proyek ini adalah proyek LNG pertama di Indonesia yang menerapkan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS),” tegasnya.
Dampak Ekonomi dan Masa Depan Tanimbar
Pemerintah menargetkan produksi gas perdana atau first gas dapat tercapai pada tahun 2030 mendatang. Proyek ini diproyeksikan mampu menyerap hingga 10.000 tenaga kerja selama masa konstruksi, memberikan napas baru bagi ekonomi lokal di Kepulauan Tanimbar.
Namun, tantangan pelibatan masyarakat adat dan transparansi tetap menjadi sorotan utama. Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa, mengingatkan bahwa percepatan perizinan harus dibarengi dengan keberpihakan nyata agar manfaat ekonomi raksasa ini benar-benar menyentuh warga Tanimbar di garda terdepan. ***










