Dadan Mulyana Kosasih

Bandung Perkuat Strategi 3T Hadapi 18.846 Kasus TBC

cakrawalaworld.net – Pemerintah Kota Bandung memperkuat strategi 3T untuk menghadapi 18.846 kasus TBC Bandung yang tercatat sepanjang 2025. Testing, tracing, dan treatment digerakkan hingga tingkat kecamatan dan kelurahan agar penemuan serta pengobatan kasus berjalan lebih cepat dan menyeluruh.

Kota Bandung kini berada di posisi kedua jumlah kasus TBC terbanyak di Jawa Barat. Data tersebut mendorong pemerintah daerah mengubah pendekatan menjadi lebih masif dan terkoordinasi.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung, Dadan M. Kosasih, menegaskan tren kasus terus meningkat setiap tahun. Karena itu, intervensi tidak bisa lagi berjalan biasa.

Secara nasional, Indonesia termasuk negara dengan jumlah kasus TBC tertinggi kedua di dunia. Di Kota Bandung sendiri, tren kasus meningkat setiap tahunnya,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Kamis 19 Februari 2026.

Strategi 3T Digerakkan Hingga Wilayah

Pemerintah Kota Bandung mengundang seluruh camat se-Kota Bandung untuk terlibat langsung dalam pengendalian TBC. Pertemuan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah dan jajaran kewilayahan.

READ  Libur Akhir Tahun Angkat Kunjungan Wisata di Jawa Timur

Strategi 3T menjadi kerangka utama. Testing dilakukan melalui skrining aktif, termasuk pada warga tanpa gejala. Tracing menyasar kontak erat atau anggota keluarga serumah. Treatment memastikan pasien menjalani terapi hingga tuntas.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menegaskan keterlibatan wilayah bukan sekadar formalitas.

Kalau satu orang terkena, bukan hanya dia yang dites, tetapi orang-orang di sekelilingnya juga harus diperiksa. Pengobatannya pun harus tuntas, kurang lebih enam bulan dan tidak boleh terputus,” katanya.

Gerakan Masif di Tingkat Kelurahan

Tak berhenti di koordinasi camat, pemerintah daerah juga melibatkan lurah dan forum RW. Sosialisasi pengendalian TBC digelar di Auditorium Balai Kota pada 19 Februari 2026.

Pemkot Bandung memperkuat Gerakan Bersama Mengakhiri TBC dan TOS TBC, yakni Temukan, Obati Sampai Sembuh. Selain itu, pembentukan Kelurahan Siaga TBC didorong agar pengawasan kasus lebih terstruktur.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam, menyatakan dukungan kewilayahan menentukan percepatan penanganan.

Dinas Kesehatan tidak mampu melakukannya sendiri. Kota Bandung harus bergerak lebih cepat dan lebih masif,” ujarnya.

READ  Anak SD di NTT, Rp10.000, dan Krisis Akses Belajar

Di lapangan, variasi kasus cukup beragam. Ada pasien dengan batuk lebih dari dua minggu, penurunan berat badan, dan keringat malam. Namun ada pula yang terdeteksi tanpa gejala melalui skrining.

Dalam konteks 18.846 kasus TBC Bandung, penguatan strategi 3T menjadi upaya sistematis untuk memastikan setiap kasus ditemukan, setiap kontak diperiksa, dan setiap pasien menyelesaikan pengobatan minimal enam bulan sesuai pedoman.