Kota Tua Jakarta disulap menyerupai Myanmar

Kota Tua Jakarta Disulap Jadi Myanmar dalam Film Lisa BLACKPINK

cakrawalaworld.net – Kawasan bersejarah Kota Tua Jakarta mengalami transformasi visual besar-besaran saat digunakan sebagai lokasi syuting film aksi internasional yang dibintangi Lisa BLACKPINK. Jalan Cengkeh, Tamansari, Jakarta Barat, diubah total menyerupai wilayah konflik di Myanmar demi kebutuhan cerita film “Extraction: Tygo,” produksi global yang melibatkan aktor lintas negara.

Perubahan itu berlangsung selama proses syuting pada 31 Januari hingga 7 Februari 2026. Sejumlah ruas jalan ditutup, akses publik dibatasi, dan ruang kota direkayasa agar sesuai dengan latar cerita film. Kota Tua pun tidak lagi tampil sebagai kawasan wisata, melainkan set produksi berskala internasional.

Gambaran besarnya jelas. Ruang kota bekerja untuk kamera.

Rekayasa Visual Kota Tua untuk Kebutuhan Narasi Film

Berdasarkan pantauan di lapangan, Jalan Cengkeh disulap menjadi latar negara Myanmar dengan pendekatan visual yang detail. Karung pasir ditumpuk menyerupai barikade. Kendaraan diletakkan dalam kondisi ringsek dan miring. Coretan grafiti bertema politik menghiasi bodi mobil dan dinding bangunan.

Tak berhenti di situ, spanduk berwarna merah dengan tulisan “SAVE MYANMAR,” “STOP THE WAR,” dan “WE WANT DEMOCRACY,” dipasang menggunakan alfabet Burma. Dalam sudut pandang ini, Kota Tua berfungsi sebagai kanvas urban yang fleksibel bagi produksi film internasional.

READ  Banjir Sumatera dan Jejak Izin Era Zulhas: Sorotan Global dari Ekosistem Tropis Dunia

Yang jadi sorotan, perubahan visual itu dilakukan tanpa mengubah struktur permanen kawasan cagar budaya.

Kota Lama sebagai Latar Global

Pemilihan Kota Tua sebagai lokasi syuting tidak lepas dari karakter arsitektur kolonialnya yang dinilai mampu merepresentasikan berbagai latar negara. Dalam praktiknya, ruang kota tua memungkinkan transformasi cepat tanpa perlu pembangunan set tertutup berskala besar.

Hal ini terlihat dari penataan properti yang bersifat sementara dan mudah dibongkar pasca-syuting.

Penutupan Ruang dan Penyesuaian Aktivitas Kota

Untuk mendukung kelancaran produksi, sejumlah ruas jalan di sekitar Kota Tua ditutup sementara. Rekayasa lalu lintas diterapkan sejak 1 Februari hingga 7 Februari 2026. Jalan Cengkeh, Jalan Kunir, dan Jalan Kali Besar Barat menjadi titik utama sterilisasi area.

Imbasnya, arus kendaraan dialihkan dan kemacetan sempat terjadi di beberapa ruas alternatif. Pada saat yang sama, aktivitas wisata di Lapangan Fatahillah terpantau menurun. Sepeda ontel warna-warni yang biasa disewa wisatawan tampak lebih banyak terparkir tanpa pengguna.

Efek langsungnya terasa pada ritme kawasan. Kota Tua melambat, sementara produksi film bergerak cepat.

READ  Kayu Gelondongan Sumut: Fenomena Lokal yang Bergema di Ruang Global

Produksi Internasional dan Fleksibilitas Kota

Film “Extraction: Tygo,” merupakan bagian dari semesta film laga global yang dikenal dengan pengambilan gambar intens dan koreografi kompleks. Keterlibatan Lisa BLACKPINK menjadikan proyek ini sorotan internasional.

Dalam konteks tersebut, Kota Tua Jakarta berperan sebagai lokasi syuting yang adaptif. Ia mampu berubah rupa, menyesuaikan narasi, dan kembali ke fungsi semula setelah produksi selesai.