Pemanasan Laut Dalam Dorong Revisi Peta Ancaman Badai Global
CakrawalaWorld.net—Peta ancaman badai global berubah cepat seiring pemanasan laut dalam yang memperkuat siklon ekstrem, memunculkan wacana penambahan Kategori 6 dalam klasifikasi badai internasional.
Riset terbaru menunjukkan badai kini memperoleh pasokan energi berkelanjutan dari lapisan laut yang lebih dalam. Kondisi ini membuat badai bertahan lebih lama dan meningkat lebih cepat dibandingkan pola historis.
Tren ekstrem satu dekade terakhir
Data ilmiah yang dipresentasikan pada 2025 mencatat lonjakan signifikan badai berintensitas sangat tinggi dalam sepuluh tahun terakhir. Perubahan ini terjadi bersamaan dengan meluasnya wilayah panas samudera dalam di Pasifik dan Atlantik.
Dalam kondisi normal, pengadukan laut oleh badai membawa air dingin ke permukaan sehingga melemahkan sistem. Namun, di wilayah panas laut dalam, mekanisme ini tidak lagi efektif.
Mengapa Kategori 6 dibahas
Skala badai yang berlaku saat ini dinilai kurang membedakan tingkat bahaya di antara badai ekstrem. Badai dengan intensitas jauh di atas ambang Kategori 5 masih berada dalam kelompok yang sama, meski daya rusaknya berbeda signifikan.
Usulan Kategori 6 dipandang sebagai langkah adaptif untuk memperjelas tingkat ancaman kepada publik. Dengan bahasa risiko yang lebih tepat, peringatan dini dan perencanaan evakuasi dapat dilakukan lebih akurat.
Penelitian menyebut perubahan iklim buatan manusia berkontribusi dominan terhadap perluasan panas laut dalam. Fakta ini menempatkan isu badai ekstrem sebagai tantangan global lintas sektor, dari sains hingga tata kelola kebijakan.***










