Tragedi Irene Sokoy: Potret Krisis Maternal Papua di Era Global Mobilitas Cepat
CakrawalaWorld.net — Di era mobilitas global yang serba cepat, kematian Irene Sokoy (31) pada 19 November menunjukkan kontras tajam: akses kesehatan di Papua masih tertinggal jauh. Perjalanan hampir satu jam menggunakan speedboat menuju RSUD Yowari menggambarkan tantangan geografis nyata.
Penolakan empat fasilitas—dengan alasan kapasitas penuh, ketiadaan dokter, hingga renovasi—memperlihatkan rantai hambatan yang tidak selaras dengan standar pelayanan dunia.
Aksi Pemuda Saireri pada 20 November mencerminkan kesadaran kewargaan global di Papua. Tagar #LayaniDuluBayarBelakangan meluas hingga menjadi percakapan nasional.
Sikap tegas Gubernur Mathius Fakhiri dan dorongan audit sejalan dengan tren global pemerintah daerah meningkatkan akuntabilitas sektor kesehatan.
Data AKI Papua yang mencapai 565 memperlihatkan urgensi peningkatan layanan maternal pada daerah terpencil. Integrasi digital rujukan dan kolaborasi dengan lembaga internasional dapat menjadi jalan keluar. (*)










