Ilustrasi anak-anak membaca buku. (Dibuat menggunakan AI)

Indonesia Gerakkan PR Membaca, Ikuti Tren Literasi Pendidikan Dunia

CakrawalaWorld.net — Pemerintah Indonesia bergabung dengan tren global pendidikan berbasis literasi dengan menyiapkan aturan PR wajib membaca satu hingga dua buku dan membuat resensi. Pengumuman ini disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti pada Rabu (19/11/2025).

Mu’ti menyoroti pentingnya membangun budaya pikir kritis. “Pendidikan tidak boleh hanya mengajarkan menjawab soal,” ujarnya.

Pendekatan ini sejalan dengan model literasi di Finlandia, Korea Selatan, dan berbagai negara yang menempatkan membaca sebagai inti kurikulum.

Pemerintah memberi ruang penggunaan Dana BOS hingga 10 persen untuk pembelian buku.

Ketua Umum Ikapi Arys Hilman menilai kebijakan ini dapat memperluas akses bacaan, menghubungkan penerbit, sekolah, dan masyarakat.

Di tingkat lokal, Sulawesi Barat telah lebih dulu mewajibkan siswa membaca 20 buku sebelum lulus SMA/SMK. Kebijakan ini mencerminkan dinamika global citizenship di Indonesia.

PR membaca dapat mendorong siswa Indonesia berdiri sejajar dengan pembelajar dunia. (*)

READ  Indonesia Terapkan Sistem Digital Baru untuk Revitalisasi Sekolah 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *