Kebakaran Tangerang Hanguskan Lapak Limbah di Jatiuwung, Api Sulit Dipadamkan
Cakrawala World – Kebakaran Tangerang melanda tiga bangunan lapak limbah di Jalan Dumpit Raya, Jatiuwung, Minggu (3/5/2026), dengan api cepat membesar akibat material mudah terbakar di lokasi.
Peristiwa kebakaran tangerang ini terjadi pada sore hari setelah laporan masuk pukul 16.04 WIB. Kobaran api langsung membesar dan menghasilkan asap hitam tebal yang terlihat dari jarak jauh.
Api dengan cepat merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Kondisi tersebut dipicu oleh banyaknya drum berisi cairan kimia, kardus, serta limbah minyak goreng yang mudah terbakar.
Kronologi Kebakaran Tangerang di Jatiuwung
Kebakaran bermula dari area lapak limbah yang berisi berbagai material bekas. Dalam waktu singkat, api membesar dan menghanguskan tiga bangunan sekaligus.
Angin kencang memperparah situasi di lapangan. Kobaran api semakin sulit dikendalikan karena terus merambat ke tumpukan material yang mudah terbakar.
Kapolsek Jatiuwung, Kompol Rabiin, menyebut dugaan awal kebakaran berasal dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi.
“Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang merembet ke tumpukan kardus,” ujarnya.

Selain kardus, lokasi juga menyimpan limbah minyak jelantah dan batu marmer. Kombinasi material tersebut mempercepat penyebaran api.
Upaya Pemadaman dan Kendala di Lapangan
Petugas pemadam kebakaran bergerak cepat setelah menerima laporan. Sebanyak 11 unit mobil pemadam dikerahkan, terdiri dari sembilan unit Damkar Kota Tangerang dan dua unit bantuan dari Kabupaten Tangerang.
Sebanyak 55 personel diterjunkan untuk mengendalikan kebakaran yang sempat meluas. Proses pemadaman menghadapi kendala karena akses menuju titik api tertutup pagar beton.
Dalam praktiknya, petugas harus membongkar pagar tersebut agar air dapat menjangkau sumber api. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman.
Kepala UPT Damkar Kota Tangerang, Kamaluddin, menyatakan bahwa berbagai jenis limbah di lokasi menjadi tantangan tersendiri.
“Ini limbah macam-macam, ada kardus, ada drum, dan lainnya,” katanya.
Material Mudah Terbakar Picu Api Cepat Membesar
Jenis material di lokasi menjadi faktor utama yang membuat api sulit dikendalikan. Drum berisi cairan kimia dan limbah minyak meningkatkan risiko kebakaran meluas.
Selain itu, tumpukan kardus mempercepat penyebaran api dari satu titik ke titik lain. Dalam waktu singkat, seluruh bangunan terdampak.
Di sisi lain, petugas masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait objek yang terbakar. Informasi awal menyebutkan lapak tersebut berisi drum bekas dan berbagai limbah industri.
Hingga proses pemadaman berlangsung, fokus utama petugas adalah mencegah api merambat ke area lain di sekitar lokasi kejadian.










