Breakthrough Mandiri, JKPHS Ekstensi Jaringan Global Tanpa Booster Politik
cakrawalaworld.net — Organisasi perempuan Jam’iyyah Kautsaran Putri Haajarulloh Shiddiqiyyah (JKPHS) sukses menggebrak panggung publik lewat agenda Tasyakkuran Tahun Baru Hijriyyah (TTBH) ke-24 di Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (12/07/2026). Mengusung tren kemandirian total, event akbar berskala nasional ini menyedot perhatian ribuan partisipan lintas domestik hingga delegasi Malaysia.
Gerakan ini mendobrak pakem konvensional ormas dengan menunjukkan pertumbuhan organik yang super agresif. Tanpa sokongan eksternal, mereka berhasil membuktikan bahwa kolaborasi solid internal mampu menghasilkan dampak masif.
Pengurus Organisasi Shiddiqiyyah (ORSHID), Joko Herwanto, menekankan core value organisasi yang mutlak steril dari manuver politik praktis. “Shiddiqiyyah fokus pada ibadah syukur, tidak berafiliasi dengan kepentingan politik dan berkemandirian non proposal,” cetusnya dengan penuh energi, Minggu (12/07/2026).
Sikap zero-proposal ini menjadi pembeda utama di tengah ekosistem organisasi modern. Langkah berani ini mengamankan independensi gerakan dari intervensi ataupun kepentingan modal mana pun.
Skala Ekspansi Tanpa Batas
JKPHS membuktikan kapasitasnya sebagai generator gerakan perempuan yang dinamis dan modern. Jaringan operasional mereka meroket tajam dengan kepemilikan 117 cabang, 225 anak cabang, hingga level terkecil di ranting-ranting.
Ketua Umum JKPHS, Pujiarti, menyatakan performa luar biasa ini didorong oleh energi perjuangan yang tidak pernah padam. “Acara ini sebagai syiar kita untuk mensyiarkan ajaran thoriqoh shiddiqiyyah di bumi purwodadi. Dan suasana hari ini sangat semarak, itu menandakan kalau acara shillaturrochmi itu adalah medan magnet Shiddiqiyyah,” tegasnya, Minggu (12/07/2026).
Sinergi Lintas Sektor di Era Baru
Hadirnya jajaran elite seperti Mursyid Syekh Moch. Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi memberi validasi kuat pada pergerakan ini. Di sisi lain, deretan stakeholders dari perwakilan Gubernur Jateng hingga Divkum Polri ikut memantau jalannya kolaborasi masif ini.
Ajang TTBH ke-24 ini resmi menjadi benchmark baru bagi gerakan komunitas yang adaptif dan inklusif. Melalui spirit kebangsaan yang fresh, JKPHS sukses mendefinisikan ulang arti kemandirian publik yang sesungguhnya. ***











