Santri Digital Tangsel Dibentuk Lewat Program AI Pesantren
Program Santri Digital Tangerang Selatan mulai disiapkan melalui pelatihan AI, keamanan siber, dan ekonomi kreatif untuk pesantren.
Program Santri Digital Tangsel Perkuat Kompetensi Teknologi
Program Santri Digital Tangsel menjadi bagian lanjutan dari kolaborasi Pemkot Tangerang Selatan dengan jaringan pesantren.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah menargetkan peningkatan kemampuan teknologi bagi santri dan pengasuh pesantren.
Sementara itu, akses internet gratis menjadi fondasi awal untuk membangun lingkungan belajar berbasis digital.
Di sisi lain, pemerintah tidak hanya mengejar ketersediaan jaringan. Program juga menekankan kemampuan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.
Pelatihan AI dan Keamanan Siber Jadi Fokus Baru
Yang menarik, Pemkot Tangsel memasukkan pelatihan kecerdasan buatan dalam agenda transformasi pesantren.
Pelatihan tersebut bertujuan mengenalkan penggunaan AI untuk pendidikan dan pengembangan usaha.
Selain itu, santri juga mendapat pembekalan keamanan siber untuk memahami risiko penggunaan teknologi digital.
Dalam konteks tersebut, literasi digital menjadi kemampuan penting bagi generasi muda pesantren.
Menurut Diskominfo Tangsel, santri perlu memiliki keterampilan teknologi informasi agar mampu bersaing di masa depan.
Ekonomi Kreatif Digital Jadi Sasaran Pengembangan
Tak hanya bidang pendidikan, program ini juga menyasar sektor ekonomi kreatif.
Santri akan mendapat pelatihan pemasaran digital dan pengembangan UMKM berbasis teknologi.
Patut dicermati, pemerintah ingin menciptakan santri yang mampu menjadi pelaku ekonomi digital.
Selain itu, kompetisi inovasi digital antarsantri menjadi salah satu cara mendorong kreativitas teknologi.
Tangsel Dorong Pesantren Masuk Ekosistem Smart City
Secara faktual, transformasi digital pesantren menjadi bagian dari strategi Smart City Tangerang Selatan.
Pemkot Tangsel menilai pesantren memiliki peran penting dalam membangun sumber daya manusia berbasis teknologi.
Karena itu, pemerintah memperluas kolaborasi dengan FSPP untuk menjalankan berbagai program digital.
Dalam praktiknya, pesantren akan memperoleh manfaat berupa akses pembelajaran, administrasi digital, dan jaringan antarlembaga.
Selain itu, seminar implementasi AI yang menghadirkan Onno W Purbo menjadi bagian penguatan pemahaman teknologi.











