Puting beliung Medan, cakrawala world

Puting Beliung Medan Rusak Rumah di 8 Kecamatan

Puting beliung Medan menerjang sedikitnya delapan kecamatan pada Selasa malam, 18 Agustus, merusak ratusan rumah tanpa menimbulkan korban jiwa.

Puting beliung Medan melanda sejumlah wilayah pada Selasa, 18 Agustus malam. Hujan deras dan angin kencang membuat rumah warga rusak serta pohon tumbang.

Data sementara BPBD Kota Medan mencatat delapan kecamatan terdampak. Wilayah tersebut meliputi Medan Johor, Medan Sunggal, Medan Denai, dan Medan Amplas.

Sementara itu, cuaca ekstrem juga berdampak ke Medan Barat, Medan Perjuangan, Medan Timur, serta Medan Helvetia.

Puting Beliung Medan Meluas ke Delapan Kecamatan

Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari mengatakan petugas masih mendata kerusakan. Jumlah rumah terdampak terus bertambah berdasarkan laporan dari lapangan.

Data terakhir pada pukul 01.30 WIB mencatat belasan rumah terdampak. Namun, angka tersebut meningkat sekitar sepuluh kali lipat dibanding data yang diterima BPBD pada malam kejadian.

Petugas masih di lapangan untuk mendata kerusakan rumah yang terjadi. Data terakhir pukul 01.30 WIB ada belasan rumah yang terdampak.

Menurut Yunita, hujan berintensitas tinggi bersama angin kencang menjadi pemicu kerusakan. Kondisi tersebut juga menyebabkan pohon tumbang di sejumlah titik Kota Medan.

BPBD Medan Siapkan Tenda Pengungsi

Di lapangan, BPBD bersama pemerintah kecamatan terus melakukan asesmen. Petugas mengecek jumlah rumah rusak sekaligus kebutuhan mendesak warga terdampak.

Untuk penanganan awal, petugas mendirikan satu unit tenda pengungsi. Selain itu, satu unit tenda posko juga tersedia di lokasi terdampak.

Hingga Rabu, 19 Agustus, BPBD belum menerima laporan korban jiwa maupun korban luka. Proses pendataan dan penanganan darurat masih berjalan.

Yang perlu dicermati, BPBD masih mengingatkan warga terhadap potensi cuaca ekstrem. Hujan lebat dan angin kencang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.