Dugaan Korupsi Whoosh Diselidiki, Fakta Hukum Masih Dikumpulkan
CakrawalaWorld.net— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) masih berada pada tahap penyelidikan hingga pertengahan Desember 2025, tanpa tersangka dan tanpa nilai kerugian negara.
Status ini menandai bahwa aparat penegak hukum masih menguji data awal sebelum menentukan ada atau tidaknya tindak pidana korupsi.
Lahan Jadi Fokus Utama
KPK menegaskan penyelidikan tidak menyasar operasional layanan kereta cepat. Sorotan diarahkan pada proses pengadaan dan pembebasan lahan di sejumlah titik proyek.
Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyampaikan penyidik mendalami indikasi pembelian kembali lahan milik negara serta dugaan harga tanah yang tidak wajar. Pernyataan itu disampaikan pada Oktober 2025.
Namun hingga kini, detail pelanggaran hukum dan pihak yang diuntungkan belum dipublikasikan.
Trase Masih Diverifikasi
Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut penyelidikan mencakup kawasan Halim, Padalarang, dan Tegalluar. Menurutnya, seluruh temuan masih bersifat indikatif dan memerlukan verifikasi lanjutan.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyatakan siap bekerja sama dan memastikan layanan Whoosh tetap berjalan normal.
Dengan kondisi tersebut, kepastian hukum masih menunggu hasil akhir penyelidikan.***










