Belanja Produk Dalam Negeri Pertamina Tembus Rp239 Triliun, Ini Strategi P3DN 2026
Belanja Produk Dalam Negeri Pertamina menjadi sorotan setelah perusahaan mencatat realisasi Rp239,9 triliun hingga Juni 2026. Capaian ini memperlihatkan strategi memperkuat rantai industri nasional.
Belanja Produk Dalam Negeri Pertamina terus meningkat sebagai bagian dari penguatan ekosistem industri Indonesia. Hingga Juni 2026, Pertamina mencatat penyerapan produk lokal sebesar Rp239,9 triliun melalui berbagai kegiatan bisnis perusahaan.
Perkembangan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Pertamina P3DN Summit 2026. Namun, fokus utama perusahaan kali ini bukan hanya penggunaan produk lokal, melainkan memperluas kolaborasi antara pemerintah, industri, dan pelaku usaha.
Pertamina Perluas Kolaborasi Industri Lewat Program P3DN
Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Jaffee Arizon Suardin mengatakan integrasi bisnis Pertamina dari sektor hulu hingga hilir memberikan peluang besar bagi industri dalam negeri.
Menurutnya, perusahaan tidak hanya berperan sebagai pengguna produk lokal. Pertamina juga ingin menjadi mitra strategis yang membantu industri manufaktur berkembang lebih kuat.
Dalam praktiknya, peningkatan penggunaan produk dalam negeri dapat membuka ruang investasi baru. Selain itu, industri lokal memiliki peluang memperluas produksi karena kebutuhan perusahaan semakin besar.
Yang jadi sorotan, realisasi belanja produk dalam negeri Pertamina sepanjang 2025 mencapai Rp531,5 triliun. Belanja terbesar berasal dari infrastruktur operasional serta kegiatan pemeliharaan dengan nilai Rp309,6 triliun.
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menilai penguatan industri nasional menjadi bagian dari visi pembangunan melalui hilirisasi.
Ia menjelaskan setiap proyek energi harus memberikan nilai tambah bagi ekonomi Indonesia. Karena itu, investasi Pertamina diarahkan agar ikut memperkuat kemampuan industri domestik.
Lebih jauh, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga mengapresiasi kontribusi Pertamina dalam mendukung ekonomi nasional.
Menurutnya, peran Pertamina tidak hanya berkaitan dengan ketahanan energi. Perusahaan juga memiliki kontribusi dalam menggerakkan aktivitas ekonomi melalui penggunaan produk dalam negeri.
Patut dicermati, kajian Universitas Indonesia mencatat implementasi P3DN Pertamina menghasilkan kontribusi PDB Rp772,9 triliun dan mendukung 4,47 juta tenaga kerja.
Melalui P3DN Summit 2026, Pertamina melanjutkan penguatan kerja sama dengan berbagai pihak untuk mempercepat transformasi industri Indonesia agar semakin kompetitif.










