kasus Fortitude Netflix

Kasus Fortitude Berlanjut, Netflix Bantah Bertanggung Jawab

Kasus Fortitude memasuki tahap baru setelah Netflix membantah tuduhan produser dan menghadapi gugatan senilai 105 juta dollar AS.

Netflix Hadapi Gugatan Produser Fortitude

Kasus Fortitude kini berkembang setelah Netflix memberikan tanggapan atas gugatan dari produser Simon Afram.

Pihak produksi meminta ganti rugi 105 juta dollar AS setelah file film tersebut hilang dari kantor Netflix di California.

Dalam perkara tersebut, penggugat menilai kehilangan data dapat menghancurkan nilai eksklusif film sebelum distribusi.

Sementara itu, Netflix menyatakan menolak seluruh tudingan yang diarahkan kepada perusahaan.

Juru bicara Netflix mengatakan perusahaan tidak memiliki hak distribusi atas Fortitude, tetapi tetap memperhatikan keamanan konten.

Netflix Klaim Jalankan Investigasi Keamanan

Menurut Netflix, perusahaan telah mengambil langkah tambahan untuk membantu pembuat film dan tim produksi.

Selain melakukan investigasi, Netflix juga menawarkan pemantauan terhadap situs pembajakan yang dikenal.

Dalam konteks tersebut, Netflix berupaya mendeteksi kemungkinan penyebaran film secara ilegal.

Namun, pihak Afram tetap mempertanyakan standar keamanan terhadap hard drive yang menyimpan file film.

Nilai Fortitude Jadi Pokok Perselisihan

Yang menarik, perselisihan utama berkaitan dengan nilai ekonomi film sebelum tayang.

Fortitude memiliki biaya produksi sekitar 45 juta dollar AS dan dikerjakan selama lebih dari tujuh tahun.

Menurut penggugat, daya jual film bergantung pada statusnya sebagai karya eksklusif yang belum dirilis.

Jika film tersebar ilegal, nilai pemasaran dan peluang distribusi dapat terdampak.

Film Berlatar Operasi Rahasia Perang Dunia II

Secara faktual, Fortitude mengangkat kisah Operasi Fortitude pada Perang Dunia II.

Operasi tersebut merupakan strategi rahasia Inggris untuk menyesatkan Nazi terkait rencana invasi Sekutu.

Film ini disutradarai Simon West dan menghadirkan sejumlah aktor terkenal Hollywood.

Di sisi lain, proses hukum antara produser dan Netflix masih menjadi perhatian industri film.

Patut dicermati, perkara ini menyoroti pentingnya keamanan data digital dalam distribusi karya sinema.