Huawei Power Bank 12000 mAh

Huawei Power Bank 12000 mAh Hadir dengan Fitur Pelacak

Huawei Power Bank 12000 mAh resmi meluncur di China dengan fitur pelacakan offline, pengisian cepat 100 W, dan sistem keamanan baterai pintar.

Huawei Power Bank 12000 mAh Bawa Fitur Pelacakan Lokasi

Huawei Power Bank 12000 mAh resmi diperkenalkan sebagai aksesori baru dengan kemampuan berbeda dari power bank biasa.

Perangkat bernama Huawei All-in-One Charging Power Bank menjadi power bank pertama Huawei yang membawa fitur pelacakan lokasi.

Sementara itu, fitur tersebut dirancang untuk membantu pengguna saat lupa menyimpan perangkat. Pengguna dapat memakai ponsel Huawei untuk membuat power bank mengeluarkan suara.

Jika jarak perangkat berada di luar jangkauan Bluetooth, sistem akan menampilkan lokasi terakhir power bank melalui peta.

Yang menarik, perangkat tertentu dapat menunjukkan posisi berdasarkan tingkat lantai. Fitur tersebut membantu pengguna menemukan power bank di area gedung bertingkat.

Power Bank Huawei Dukung Pengisian Cepat 100 Watt

Selain kemampuan pelacakan, Huawei membekali perangkat ini dengan teknologi pengisian daya cepat SuperCharge.

Secara faktual, Huawei All-in-One Charging Power Bank mendukung pengisian dua arah atau bidirectional hingga 100 W.

Artinya, perangkat dapat mengisi ulang ponsel dengan cepat. Selain itu, power bank juga dapat mengisi baterainya sendiri menggunakan adaptor kompatibel.

Huawei mengklaim daya 100 W mampu mengisi baterai ponsel kompatibel seperti Mate 80 Pro hingga 85 persen dalam waktu sekitar 30 menit.

Dalam praktiknya, pengguna juga dapat mengisi dua perangkat secara bersamaan. Kabel USB-C bawaan mampu menghasilkan daya hingga 66 W.

Sementara itu, port USB-C tambahan menyediakan daya hingga 40 W untuk perangkat kedua.

Fitur Pintar HarmonyOS 6.1 Pantau Kondisi Perangkat

Huawei turut menghadirkan fitur pintar bagi pengguna ponsel dengan HarmonyOS 6.1 atau versi lebih baru.

Sistem dapat menampilkan kapasitas baterai, memberi peringatan suhu tinggi, serta mengirim notifikasi ketika pengguna meninggalkan power bank.

Selain itu, pengguna dapat memeriksa kesehatan baterai dan memperbarui firmware melalui aplikasi Huawei AI Life.

Huawei Gunakan Sensor Suhu dan Sel Baterai Whale

Dari sisi keamanan, Huawei menempatkan perhatian besar pada pengelolaan suhu perangkat.

Power bank ini memakai sel baterai Whale dengan lapisan isolasi keramik. Teknologi tersebut membantu meningkatkan perlindungan saat proses pengisian.

Tak hanya itu, Huawei menempatkan lima sensor suhu di area baterai, papan sirkuit, dan port pengisian.

Sensor tersebut memantau panas selama perangkat bekerja dengan kecepatan pengisian tinggi.

Di sisi lain, material grafit membantu menjaga kestabilan suhu saat pengisian 100 W berlangsung.

Huawei juga mengklaim kabel USB-C bawaan mampu bertahan hingga 10.000 kali siklus tekukan dan tarikan.

Huawei All-in-One Charging Power Bank dijual di China dengan harga 399 yuan atau sekitar Rp1 jutaan.